Booking Hotel by Pegipegi

loading...
Loading...

Kesalahan ketika Melakukan Pemupukan Tabulampot Menggunakan NPK

Ketika punya tanaman baru di pot, tentunya pengin cepat tumbuh dengan baik dan subur dong ya... Karena mau praktis aja tanpa buka buku pupuk dan pemupukan maka saya kasih aja NPK (15-15-15). Setelah beberapa hari, koq bukan tunas yang muncul, malah daun menguning dan akhirnya rontok terus mati (hiks ....).

Sepertinya ada kesalahan dalam memupuk tabulampot menggunakan NPK.

Ilustrasi pupuk anorganik. Foto : Pixabay.
Ilustrasi pupuk anorganik. Foto : Pixabay.

Setelah buka kamus tentang pupuk dan pemupukan, ternyata emang tanaman itu terbakar. Seharusnya ketika dilakukan pemupukan tidak boleh kekurangan air.

Cara yang paling aman melakukan pemupukan tabulampot adalah melarutkan 1 sendok  makan NPK ke dalan 1 liter air kemudian disiramkan pot tanaman itu. Dan gak boleh terlalu sering, cukup seminggu sekali, tapi kadang untuk ngitung seminggu sekali kadang lupa, jadi saya biasanya mupuk dan  ngurus tanaman itu setiap hari Sabtu dan Minggu.

Udah gitu ternyata berdasarkan pengalaman, ternyata seminggu pertama paling aman jangan dikasih dulu pupuk anorganik, cukup dari media tanam yang kaya hara. Jadi memang langkah awal yang aman juga adalah siapkan media tanam yang kaya hara, pupuk kandang yang sudah matang dan dicampur furadan 1 sendok supaya akar tanaman baru tidak diserang hama/penyakit.

Ternyata kelamaan gak praktek menanam, insting melihara tanaman jadi makin lemah yang mengakibatkan kematian yang tidak diharapkan ....

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah berkomentar

Loading...